Harap diingat bahwa HLR Lookup ini hanya untuk mengetahui nama provider dan daerah dimana nomer tersebut didaftarkan dan bukan menampilkan lokasi aktual dimana nomer tersebut sedang berada.
Rabu, 18 Juli 2012
Cara lacak Posisi HP dengan HLR Look Up
Harap diingat bahwa HLR Lookup ini hanya untuk mengetahui nama provider dan daerah dimana nomer tersebut didaftarkan dan bukan menampilkan lokasi aktual dimana nomer tersebut sedang berada.
Selasa, 15 Mei 2012
POLA HIDUP SEHAT MENURUT ISLAM
POLA HIDUP SEHAT MENURUT ISLAM
Konsep
· health for all (sehat untuk semua)
· back to nature (kembali ke alam).
Sehat dan sakit adalah dua bagian kehidupan manusia yang saling bertentangan serta tidak bisa kita hindari, karena keduanya memang merupakan bagian dari sunnatullah yang menciptakan segala sesuatu berpasang-pasangan. Allah menyatakan, "Segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan agar kamu menyadari kebesaran Allah
( Surah Al-Dzariyat ayat 49).
A. Konsep Hidup Sehat
Sehat (Arab"Al-shihah”), dalam Islam bukan hanya merupakan sesuatu yang berhubungan dengan masalah fisik (jasmani), melainkan juga menyangkut psikis (jiwa).
Karena itulah mengapa Islam memperkenalkan konsepsi al-Shihhah wa al-afiyat (lazim diucapkan sehat wal'afiat).
B. Maksud dari konsep itu yakni suatu kondisi sehat di mana seseorang mengalami kesehatan yang paripurna, jasmani, dan rohani atau fisik dan psikis. Jika makna sehat seluruhnya berhubungan dengan masalah fisik-ragawi, maka makna al-afiat ialah segala bentuk perlindungan Allah SWT untuk hamba-Nya dari segala macam tipu daya. Atau, menurut istilah Quraish Shihab ialah berfungsi bagi seluruh anggota tubuh manusia sesuai dengan tujuan pencipta-Nya.
C. Penerapan Pola Hidup Sehat
Untuk mengetahui lebih jauh bagaimana cara menerapkan pola hidup sehat itu di dalam kehidupan kita masing-masing, berikut ini dapat kita ikuti beberapa terapi yang diajarkan oleh Islam kepada umat manusia:
Pertama, senantiasa memelihara kebersihan dzahir dan bathin. Kebersihan adalah pangkal kesehatan, Nabi Muhammad saw. pernah bersabda: Al-nadhafatu min al-iman (kebersihan itu sebagian dari iman). Yang paling esensial dari kebersihan diri itu adalah kebersihan hati, jiwa (qalb), dan pikiran (aql). Dalam berbagai kenyataan, kita sering menemukan ada saja di antara orang yang mudah berburuk sangka (su'udzan) atau suka curiga kepada orang lain. Bahkan ada yang sampai berburuk sangka kepada Allah, Na'udzu bi Allah min dzalik.
Dari lubuk hati yang bersih serta akal yang sehat, seseorang akan memperoleh kesehatan yang sempurna. Bukankah banyak orang yang mengalami gangguan kesehatan disebabkan oleh faktor tidak sehatnya kedua hal tersebut? Maka, tidak mengherankan jika para dokter menyarankan setiap pasiennya yang mengalami stres (ketegangan) untuk hidup secara teratur, mengurangi, bahkan tidak membebani diri dengan pikiran dan perasaan yang berat-berat.
Saran seperti itu, sebenarnya telah kita kenal sejak lama melalui konsepsi, al-'aql al-salim fi al-jism al-salim (akal yang sehat akan membuahkan jiwa yang sehat pula).
Di dalam banyak ayat Alquran, Allah mengisyaratkan betapa urgensnya kita memelihara kebersihan hati dan jiwa itu. Misal, firman-Nya, ”Dan barang siapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk hatinya” ( TQS Al-Tagabun 64:11). Hati yang tidak bersih akan sulit sekali untuk menerima petunjuk-petunjuk Allah, dan itu merupakan penyakit yang amat berbahaya.
Untuk menjaga kebersihan hati sekaligus menghindarkan dari hal seperti itu, maka Allah mengajari kita selalu bermohon kepada-Nya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau, karena sesungguhnya Engkaulah yang Maha Pemberi Karunia (TQS Ali 'Imran ayat 8).
Ke-dua, hendaknya kita mencari nafkah yang halal dan thayyib, kemudian mengonsumsinya pula secara yang halal dan baik. Nafkah yang halal bukanlah sesuatu yang semata-mata berhubungan dengan hasil jerih payah pekerjaan seseorang, melainkan juga berhubungan dari mana sumber dan dari mana kita memperolehnya. Sebab dalam banyak kenyataan, seringkali ada di antara kita berpikir "yang penting uang” tidak terpikirkan bagaimana dan apa akibat spiritualnya pernyataan seperti itu.
Mengenai petunjuk kehalalan dan kebaikan sesuatu yang hendak kita konsumsi itu, antara lain Allah mengisyaratkan bahwa: “Wahai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa saja yang terdapat di bumi, dan janganlah kita mengikuti langkah-langkah setan, karena sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagimu” (TQS Al-Baqarah ayat 68). Sebagai contoh, daging yang baik untuk dikonsumsi antara lain dilihat dan ditentukan pula dari bagaimana proses penyembelihannya, apakah sesuai dengan ajaran Allah atau tidak (Alquran Surah Al-Maidah ayat 5).
Ketiga, memohon perlindungan dan kesehatan kepada Allah atas apa yang kita konsumsi. Setiap kali memulai kegiatan makan atau minum secara proporsional "makan dan minumlah, dan janganlah berlebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebihan", demikian peringatan dari Allah swt. Kemudian, dahuluilah dengan permohonan kepada Allah, semoga apa yang hendak kita konsumsi itu, dijauhkan dari berbagai macam penyakit melainkan sebaliknya akan mendatangkan kesegaran dan kebugaran tubuh. Sebab pada dasarnya makan serta minum itu, bertujuan untuk menyehatkan tubuh dan mengganti sel-sel yang diperlukan oleh setiap organ tubuh.
Hakikat rezeki yang kita peroleh dan konsumsi itu dari Allah juga. Karenanya, pedoman dalam menciptakan pola konsumsi itu, misalnya Allah menyatakan harus proporsional (Alquran surah Al-A'raf ayat 31). Demikian pula Nabi Muhammad saw. memberi isyarat dan contoh untuk itu, misalnya, Makanlah pada saat lapar dan berhentilah sebelum kenyang.
Memang pola konsumsi masyarakat kita selama ini masih pada taraf makan untuk sekadar kenyang bukan untuk kesehatan. Kita makan tidak beraturan waktunya, dan lain-lain. Padahal kalau kita telusuri soal ini, maka dalam salah satu hadis Nabi Muhammad saw. riwayat Muslim dinyatakan, "Perut itu adalah tempatnya bersarang penyakit dan pengaturan makanan adalah obat utama. Maka, pantaslah jika kemudian beliau sering kali melaksanakan ibadah puasa sunah, yang selanjutnya perlu kita teladani, terutama setiap hari Senin dan Kamis.
Keempat, memelihara keteraturan hidup. Seringkali ada orang yang mudah terkena penyakit, karena penyebabnya ia tidak memiliki disiplin diri terhadap makan, tidur, istirahat, bekerja dan berolahraga. Umumnya masyarakat kita masih lebih mengutamakan tampilan lahiriah daripada pemenuhan gizi makanan dan kalau sudah sibuk bekerja sampai lupa jadwal makan.
Akibatnya lambung dan usus terganggu, maag, kekurangan gizi, dan sebagainya. Nanti memeriksakan kesehatannya pada waktu sakit. Padahal Islam menerapkan suatu perinsip al-wiqayat khayr mi al-ilaj (pencegahan lebih baik dari mengobati).
Kelima, perbanyak mengonsumsi buah-buahan, sayuran yang segar, serta sering meminum madu. Buah-buahan sering diibaratkan Allah SWT dengan "makanan surga". Mengapa? Dalam ayat ditemukan misalnya Allah menyatakan, "Dan Kami jadikan kepadanya kebun-kebun kurma dan anggur dan pancarkan padanya beberapa mata air, supaya mereka makan dari buahnya, dan dari apa yang diusahakan oleh tangan mereka. Maka mengapakah mereka tidak bersyukur (TQS Yaasin ayat 1-3).
Bahkan di dalam Al-Duhhan/44:55, Allah ta'ala berfirman, "Di dalamnya mereka meminta segala macam buah-buahan dengan aman (dari segala kekhawatiran)."
Adapun madu, Allah menyatakan pula secara eksplisit bahwa madu itu adalah syifa (obat). Firman-Nya: “Kemudian makanlah dari (tiap-tiap macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada apa yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang yang mau memikirkan. (TQS An-Nahl ayat 69).
Keenam, hendaknya kita sering membaca dan mengikuti ajaran Alquran. Membaca Alquran adalah bagian dari zikir kepada Allah, sedangkan zikir mendatangkan ketenangan jiwa. "Sesungguhnya dengan mengingat Allah, jiwa akan memperoleh ketenangan." (Alquran surah Al-Ra'd ayat 28, Alquran Surah Yunus ayat 57).
Namun dalam banyak hal, terkadang manusia baru menjadikan Alquran sebagai barang antik sehingga jarang disentuh apalagi untuk ditelaah isinya. Padahal kalam Allah itu adalah hudan (petunjuk) bagi hidup dan kehidupan umat manusia. Salah satu fungsinya, Alquran sebagai obat yang mujarab untuk mengobati penyakit, terutama kejiwaan seseorang yang dilanda rasa gundah gulana.
Kiranya dapat kita pahami bahwa secara umum Allah swt telah menyatakan bahwa semua penyakit ada obatnya. Seperti tersurat melalui pernyataan Nabi Ibrahim as. Bahwa, "Apabila aku (Ibrahim as) sakit, Dialah yang menyembuhkan aku" (TQS As-Syu'ara ayat 80).
Demikian halnya dengan penjelasan Rasulullah saw. bahwa, "Berobatlah, karena tiadalah suatu penyakit yang diturunkan Allah, kecuali diturunkan pula obat penangkalnya selain satu penyakit, yaitu ketuaan".
C. Tentang Semboyan “Dalam Tubuh yang Sehat tedapat Jiwa yang Sehat” Mensana incorpore sano; Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang. Semboyan ini sangat terkenal, sehingga banyak orang yang percaya begitu saja padanya, tanpa disertai sikap kritis sama sekali. Apakah setiap orang yang memiliki fisik yang baik dan sehat, otomatis jiwanya menjadi baik dan sehat pula?
Tidak ada penjelasan ilmiah sama sekali yang mendukung “kebenaran” semboyan ini. Justru banyak orang yang berfisik sehat dan kuat, namun jiwa mereka kotor (suka iri, dengki, pendendam, dan sebagainya), atau hidup mereka penuh dengan kegiatan maksiat. Dalam buku postmodernisme, di sana disebutkan bahwa falsafah Yunani saat ini demikian merasuki budaya hampir seluruh umat manusia. Dalam falsafah Yunani, unsur fisik manusia menempati posisi yang amat terhormat, bahkan lebih terhormat dari unsur spiritual.
Kita bisa mengumpulkan sejumlah fakta mengenai hal ini. Olimpiade (pesta olahraga sedunia) misalnya, berasal dari budaya Yunani. Stadion olahraga dan gymnasium pun berakar dari budaya Yunani. Kini, implementasi budaya Yunani ini dapat kita saksikan dari maraknya kegiatan kontes kecantikan, pemberian gelar “Pahlawan Bangsa” bagi para olahragawan yang berprestasi, dan masih banyak lagi.
Memang, Islam sama sekali tidak anti olahraga. Setiap orang tentu senang jika memiliki tubuh yang sehat, kuat, tak mudah terserang penyakit. Namun janganlah faktor fisik terlalu diagung-agungkan, seolah-olah tak ada yang lebih penting di dunia ini ketimbang kesehatan, keindahan, dan kekuatan fisik. Kita perlu menjaga kesehatan dan kekuatan fisik, yang tujuannya agar aktivitas ibadah kita semakin lancar. Jadi kita berolah raga pun diniatkan untuk ibadah
Orang yang selalu tawakal, berpikiran positif, dan selalu menjaga kesucian hatinya, Insya Allah pikirannya akan tenang, aliran darahnya lancar, dan jantungnya berdetak dengan normal. Sementara orang yang suka negative thinking, pendendam, iri, gampang emosi, jantungnya sering berdebar-debar, maka perasaannya jadi gelisah, dan metabolisme tubuhnya menjadi tidak teratur. Kondisi ini merupakan lahan subur bagi berkembangnya berbagai jenis penyakit. Kalau mau bukti, coba rasakan bagaimana kondisi tubuh Anda ketika Anda marah atau membenci seseorang. Rasakan bagaimana debaran jantung dan aliran darah Anda. Coba bandingkan dengan situasi ketika Anda tenang, tawakal, dan bersabar.
Jadi jelas bahwa kesehatan jiwalah yang bisa berpengaruh terhadap kesehatan fisik (bukan sebaliknya, sebagaimana tercermin pada semboyan Yunani Kuno di atas). Memang, jiwa yang sehat tidak bisa menjamin seratus persen bahwa fisik kita pun akan selalu sehat. Punya pikiran sehat tapi makanannya mengandung banyak kuman, dan rumah kotor tidak terawat, ya tetap saja tidak sehat. Tapi setidaknya, dengan menjaga kesehatan dan kesucian jiwa kita, Insya Allah dapat membantu meningkatkan kesehatan dan kekuatan fisik kita.
KESIMPULAN
Dengan menerapkan konsep hidup sehat menurut Islam ini, kita mampu menjadikannya sebagai pedoman dan terapi dalam upaya bersama untuk menyehatkan lingkungan.
Selain itu, juga untuk mempertahankan kesehatan diri dan meningkatkan kualitas hidup pribadi secara sempurna, sebagai bagian integral dari upaya menyehatkan bangsa menyongsong persaingan kualitas manusia pada abad ke-21 ini. Karena, bukanlah bangsa yang sehat dan kuat akan kita peroleh dari kesehatan dan kekuatan individu-individu anggota masyarakatnya sendiri.
Wallahu 'alam bi showab
sumber:http://baniahp.multiply.com/journal/item/129
Konsep
· health for all (sehat untuk semua)
· back to nature (kembali ke alam).
Sehat dan sakit adalah dua bagian kehidupan manusia yang saling bertentangan serta tidak bisa kita hindari, karena keduanya memang merupakan bagian dari sunnatullah yang menciptakan segala sesuatu berpasang-pasangan. Allah menyatakan, "Segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan agar kamu menyadari kebesaran Allah
( Surah Al-Dzariyat ayat 49).
A. Konsep Hidup Sehat
Sehat (Arab"Al-shihah”), dalam Islam bukan hanya merupakan sesuatu yang berhubungan dengan masalah fisik (jasmani), melainkan juga menyangkut psikis (jiwa).
Karena itulah mengapa Islam memperkenalkan konsepsi al-Shihhah wa al-afiyat (lazim diucapkan sehat wal'afiat).
B. Maksud dari konsep itu yakni suatu kondisi sehat di mana seseorang mengalami kesehatan yang paripurna, jasmani, dan rohani atau fisik dan psikis. Jika makna sehat seluruhnya berhubungan dengan masalah fisik-ragawi, maka makna al-afiat ialah segala bentuk perlindungan Allah SWT untuk hamba-Nya dari segala macam tipu daya. Atau, menurut istilah Quraish Shihab ialah berfungsi bagi seluruh anggota tubuh manusia sesuai dengan tujuan pencipta-Nya.
C. Penerapan Pola Hidup Sehat
Untuk mengetahui lebih jauh bagaimana cara menerapkan pola hidup sehat itu di dalam kehidupan kita masing-masing, berikut ini dapat kita ikuti beberapa terapi yang diajarkan oleh Islam kepada umat manusia:
Pertama, senantiasa memelihara kebersihan dzahir dan bathin. Kebersihan adalah pangkal kesehatan, Nabi Muhammad saw. pernah bersabda: Al-nadhafatu min al-iman (kebersihan itu sebagian dari iman). Yang paling esensial dari kebersihan diri itu adalah kebersihan hati, jiwa (qalb), dan pikiran (aql). Dalam berbagai kenyataan, kita sering menemukan ada saja di antara orang yang mudah berburuk sangka (su'udzan) atau suka curiga kepada orang lain. Bahkan ada yang sampai berburuk sangka kepada Allah, Na'udzu bi Allah min dzalik.
Dari lubuk hati yang bersih serta akal yang sehat, seseorang akan memperoleh kesehatan yang sempurna. Bukankah banyak orang yang mengalami gangguan kesehatan disebabkan oleh faktor tidak sehatnya kedua hal tersebut? Maka, tidak mengherankan jika para dokter menyarankan setiap pasiennya yang mengalami stres (ketegangan) untuk hidup secara teratur, mengurangi, bahkan tidak membebani diri dengan pikiran dan perasaan yang berat-berat.
Saran seperti itu, sebenarnya telah kita kenal sejak lama melalui konsepsi, al-'aql al-salim fi al-jism al-salim (akal yang sehat akan membuahkan jiwa yang sehat pula).
Di dalam banyak ayat Alquran, Allah mengisyaratkan betapa urgensnya kita memelihara kebersihan hati dan jiwa itu. Misal, firman-Nya, ”Dan barang siapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk hatinya” ( TQS Al-Tagabun 64:11). Hati yang tidak bersih akan sulit sekali untuk menerima petunjuk-petunjuk Allah, dan itu merupakan penyakit yang amat berbahaya.
Untuk menjaga kebersihan hati sekaligus menghindarkan dari hal seperti itu, maka Allah mengajari kita selalu bermohon kepada-Nya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau, karena sesungguhnya Engkaulah yang Maha Pemberi Karunia (TQS Ali 'Imran ayat 8).
Ke-dua, hendaknya kita mencari nafkah yang halal dan thayyib, kemudian mengonsumsinya pula secara yang halal dan baik. Nafkah yang halal bukanlah sesuatu yang semata-mata berhubungan dengan hasil jerih payah pekerjaan seseorang, melainkan juga berhubungan dari mana sumber dan dari mana kita memperolehnya. Sebab dalam banyak kenyataan, seringkali ada di antara kita berpikir "yang penting uang” tidak terpikirkan bagaimana dan apa akibat spiritualnya pernyataan seperti itu.
Mengenai petunjuk kehalalan dan kebaikan sesuatu yang hendak kita konsumsi itu, antara lain Allah mengisyaratkan bahwa: “Wahai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa saja yang terdapat di bumi, dan janganlah kita mengikuti langkah-langkah setan, karena sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagimu” (TQS Al-Baqarah ayat 68). Sebagai contoh, daging yang baik untuk dikonsumsi antara lain dilihat dan ditentukan pula dari bagaimana proses penyembelihannya, apakah sesuai dengan ajaran Allah atau tidak (Alquran Surah Al-Maidah ayat 5).
Ketiga, memohon perlindungan dan kesehatan kepada Allah atas apa yang kita konsumsi. Setiap kali memulai kegiatan makan atau minum secara proporsional "makan dan minumlah, dan janganlah berlebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebihan", demikian peringatan dari Allah swt. Kemudian, dahuluilah dengan permohonan kepada Allah, semoga apa yang hendak kita konsumsi itu, dijauhkan dari berbagai macam penyakit melainkan sebaliknya akan mendatangkan kesegaran dan kebugaran tubuh. Sebab pada dasarnya makan serta minum itu, bertujuan untuk menyehatkan tubuh dan mengganti sel-sel yang diperlukan oleh setiap organ tubuh.
Hakikat rezeki yang kita peroleh dan konsumsi itu dari Allah juga. Karenanya, pedoman dalam menciptakan pola konsumsi itu, misalnya Allah menyatakan harus proporsional (Alquran surah Al-A'raf ayat 31). Demikian pula Nabi Muhammad saw. memberi isyarat dan contoh untuk itu, misalnya, Makanlah pada saat lapar dan berhentilah sebelum kenyang.
Memang pola konsumsi masyarakat kita selama ini masih pada taraf makan untuk sekadar kenyang bukan untuk kesehatan. Kita makan tidak beraturan waktunya, dan lain-lain. Padahal kalau kita telusuri soal ini, maka dalam salah satu hadis Nabi Muhammad saw. riwayat Muslim dinyatakan, "Perut itu adalah tempatnya bersarang penyakit dan pengaturan makanan adalah obat utama. Maka, pantaslah jika kemudian beliau sering kali melaksanakan ibadah puasa sunah, yang selanjutnya perlu kita teladani, terutama setiap hari Senin dan Kamis.
Keempat, memelihara keteraturan hidup. Seringkali ada orang yang mudah terkena penyakit, karena penyebabnya ia tidak memiliki disiplin diri terhadap makan, tidur, istirahat, bekerja dan berolahraga. Umumnya masyarakat kita masih lebih mengutamakan tampilan lahiriah daripada pemenuhan gizi makanan dan kalau sudah sibuk bekerja sampai lupa jadwal makan.
Akibatnya lambung dan usus terganggu, maag, kekurangan gizi, dan sebagainya. Nanti memeriksakan kesehatannya pada waktu sakit. Padahal Islam menerapkan suatu perinsip al-wiqayat khayr mi al-ilaj (pencegahan lebih baik dari mengobati).
Kelima, perbanyak mengonsumsi buah-buahan, sayuran yang segar, serta sering meminum madu. Buah-buahan sering diibaratkan Allah SWT dengan "makanan surga". Mengapa? Dalam ayat ditemukan misalnya Allah menyatakan, "Dan Kami jadikan kepadanya kebun-kebun kurma dan anggur dan pancarkan padanya beberapa mata air, supaya mereka makan dari buahnya, dan dari apa yang diusahakan oleh tangan mereka. Maka mengapakah mereka tidak bersyukur (TQS Yaasin ayat 1-3).
Bahkan di dalam Al-Duhhan/44:55, Allah ta'ala berfirman, "Di dalamnya mereka meminta segala macam buah-buahan dengan aman (dari segala kekhawatiran)."
Adapun madu, Allah menyatakan pula secara eksplisit bahwa madu itu adalah syifa (obat). Firman-Nya: “Kemudian makanlah dari (tiap-tiap macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada apa yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang yang mau memikirkan. (TQS An-Nahl ayat 69).
Keenam, hendaknya kita sering membaca dan mengikuti ajaran Alquran. Membaca Alquran adalah bagian dari zikir kepada Allah, sedangkan zikir mendatangkan ketenangan jiwa. "Sesungguhnya dengan mengingat Allah, jiwa akan memperoleh ketenangan." (Alquran surah Al-Ra'd ayat 28, Alquran Surah Yunus ayat 57).
Namun dalam banyak hal, terkadang manusia baru menjadikan Alquran sebagai barang antik sehingga jarang disentuh apalagi untuk ditelaah isinya. Padahal kalam Allah itu adalah hudan (petunjuk) bagi hidup dan kehidupan umat manusia. Salah satu fungsinya, Alquran sebagai obat yang mujarab untuk mengobati penyakit, terutama kejiwaan seseorang yang dilanda rasa gundah gulana.
Kiranya dapat kita pahami bahwa secara umum Allah swt telah menyatakan bahwa semua penyakit ada obatnya. Seperti tersurat melalui pernyataan Nabi Ibrahim as. Bahwa, "Apabila aku (Ibrahim as) sakit, Dialah yang menyembuhkan aku" (TQS As-Syu'ara ayat 80).
Demikian halnya dengan penjelasan Rasulullah saw. bahwa, "Berobatlah, karena tiadalah suatu penyakit yang diturunkan Allah, kecuali diturunkan pula obat penangkalnya selain satu penyakit, yaitu ketuaan".
C. Tentang Semboyan “Dalam Tubuh yang Sehat tedapat Jiwa yang Sehat” Mensana incorpore sano; Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang. Semboyan ini sangat terkenal, sehingga banyak orang yang percaya begitu saja padanya, tanpa disertai sikap kritis sama sekali. Apakah setiap orang yang memiliki fisik yang baik dan sehat, otomatis jiwanya menjadi baik dan sehat pula?
Tidak ada penjelasan ilmiah sama sekali yang mendukung “kebenaran” semboyan ini. Justru banyak orang yang berfisik sehat dan kuat, namun jiwa mereka kotor (suka iri, dengki, pendendam, dan sebagainya), atau hidup mereka penuh dengan kegiatan maksiat. Dalam buku postmodernisme, di sana disebutkan bahwa falsafah Yunani saat ini demikian merasuki budaya hampir seluruh umat manusia. Dalam falsafah Yunani, unsur fisik manusia menempati posisi yang amat terhormat, bahkan lebih terhormat dari unsur spiritual.
Kita bisa mengumpulkan sejumlah fakta mengenai hal ini. Olimpiade (pesta olahraga sedunia) misalnya, berasal dari budaya Yunani. Stadion olahraga dan gymnasium pun berakar dari budaya Yunani. Kini, implementasi budaya Yunani ini dapat kita saksikan dari maraknya kegiatan kontes kecantikan, pemberian gelar “Pahlawan Bangsa” bagi para olahragawan yang berprestasi, dan masih banyak lagi.
Memang, Islam sama sekali tidak anti olahraga. Setiap orang tentu senang jika memiliki tubuh yang sehat, kuat, tak mudah terserang penyakit. Namun janganlah faktor fisik terlalu diagung-agungkan, seolah-olah tak ada yang lebih penting di dunia ini ketimbang kesehatan, keindahan, dan kekuatan fisik. Kita perlu menjaga kesehatan dan kekuatan fisik, yang tujuannya agar aktivitas ibadah kita semakin lancar. Jadi kita berolah raga pun diniatkan untuk ibadah
Orang yang selalu tawakal, berpikiran positif, dan selalu menjaga kesucian hatinya, Insya Allah pikirannya akan tenang, aliran darahnya lancar, dan jantungnya berdetak dengan normal. Sementara orang yang suka negative thinking, pendendam, iri, gampang emosi, jantungnya sering berdebar-debar, maka perasaannya jadi gelisah, dan metabolisme tubuhnya menjadi tidak teratur. Kondisi ini merupakan lahan subur bagi berkembangnya berbagai jenis penyakit. Kalau mau bukti, coba rasakan bagaimana kondisi tubuh Anda ketika Anda marah atau membenci seseorang. Rasakan bagaimana debaran jantung dan aliran darah Anda. Coba bandingkan dengan situasi ketika Anda tenang, tawakal, dan bersabar.
Jadi jelas bahwa kesehatan jiwalah yang bisa berpengaruh terhadap kesehatan fisik (bukan sebaliknya, sebagaimana tercermin pada semboyan Yunani Kuno di atas). Memang, jiwa yang sehat tidak bisa menjamin seratus persen bahwa fisik kita pun akan selalu sehat. Punya pikiran sehat tapi makanannya mengandung banyak kuman, dan rumah kotor tidak terawat, ya tetap saja tidak sehat. Tapi setidaknya, dengan menjaga kesehatan dan kesucian jiwa kita, Insya Allah dapat membantu meningkatkan kesehatan dan kekuatan fisik kita.
KESIMPULAN
Dengan menerapkan konsep hidup sehat menurut Islam ini, kita mampu menjadikannya sebagai pedoman dan terapi dalam upaya bersama untuk menyehatkan lingkungan.
Selain itu, juga untuk mempertahankan kesehatan diri dan meningkatkan kualitas hidup pribadi secara sempurna, sebagai bagian integral dari upaya menyehatkan bangsa menyongsong persaingan kualitas manusia pada abad ke-21 ini. Karena, bukanlah bangsa yang sehat dan kuat akan kita peroleh dari kesehatan dan kekuatan individu-individu anggota masyarakatnya sendiri.
Wallahu 'alam bi showab
sumber:http://baniahp.multiply.com/journal/item/129
Di Malaysia, Produk Indonesia Laku
Di Malaysia, Produk Indonesia Laku dan Tak Bisa Ditiru
Masyarakat dan pengusaha Malaysia menggemari produk Indonesia. Mulai busana muslim, mukena, produk fashion sulam dan bordir, tekstil, kerajinan tangan, hingga hantaran pernikahan dan pernak pernik suvenir yang unik khas buatan perajin Indonesia.
Ani Mulyani, Atase Perdagangan KBRI Kuala Lumpur, Malaysia mengatakan secara berkala, umumnya jelang Ramadhan, pengusaha Malaysia memborong busana atau produk fashion dan lifestyle dari pasar Tanah Abang, selain juga Bandung yang menjadi destinasi belanja favoritnya. Produk Indonesia di jual kembali oleh para pengusaha ini di negeri asalnya.
Tingginya animo masyarakat Malaysia terhadap produk Indonesia juga didapati dari penyelenggaraan pameran kerajinan produk lifestyle Indonesia, Inacfrat di Malaysia sejak 2009. Memasuki tahun keempat, penyelenggaraan Inacraft di Malaysia kian menjadi pilihan dan destinasi belanja favorit penggemar produk Indonesia di negeri jiran. Baik dari kalangan pengusaha, masyarakat Malaysia, juga Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia baik kalangan ekspatriat hingga pekerja di perkebunan dan kilang.
Menurut Ani, produk Indonesia yang unik juga inovatif menjadi incaran masyarakat Malaysia. Pameran seperti Inacraft di Malaysia, menjadi kesempatan emas bagi mereka untuk memborong atau membeli satuan ragam produk Indonesia, dengan harga lebih kompetitif.
"Kebanyakan, produk yang diminati adalah mukena buatan dari Padang. Mungkin karena faktor kedekatan, banyak orang Malaysia keturunan Minangkabau. Makanan Indonesia juga diminati di Malaysia, terutama oleh orang Indonesia selain juga semakin banyak orang Malaysia yang mulai suka makanan Indonesia," jelas Ani saat peluncuran Inacraft Lifestyle in Malaysia ke-4 di Auditorium Kementrian Perdagangan, Jakarta, Selasa (15/5/2012).
Ia melanjutkan, "Busana muslim model abaya juga diminati, karena kebanyakan perempuan Malaysia berkerudung dan tidak menyukai busana two pieces termasuk tunik. Satu hal lagi, busana ukuran S tidak laku di Malaysia. Jadi, ukuran busana sangat penting diperhatikan jika ingin menawarkan produk busana ke Malaysia."
Makanan
Menurut Ani, produk makanan dari Indonesia sangat berpotensi dipasarkan di Malaysia. Terutama kepada TKI yang bekerja di pedalaman, di perkebunan atau kilang. Ia menambahkan, Atase Tenaga Kerja KBRI di Malaysia memiliki program mendatangi TKI ke kilang dan perkebunan. Pada pelaksanaan program inilah TKI di Malaysia mendapatkan informasi mengenai produk makanan Indonesia yang didapatkan melalui distributor Malaysia. Pihak KBRI juga bekerjasama dengan paguyuban TKI untuk memasarkan produk Indonesia.
"Saat ini kami sedang mengusahakan pemasaran produk Indonesia melalui koperasi agar penetrasi pasar untuk TKI di pedalaman lebih luas lagi," jelasnya.
Ani mencatat, sejumlah restoran dan produk makanan ternama dari Indonesia, seperti Bumbu Desa, Es Teler 77, Sari Ratu, memiliki cabang di Malaysia, antara 3-6. Bakso Cak Man pun berencana membuka cabang di Malaysia, untuk memenuhi selera kuliner orang Indonesia di Malaysia juga masyarakat setempat.
Produk Fashion dan handicrafts
Produk fashion, tekstil, sulam, bordir, dan handicrafts dari Indonesia juga tak kalah populer di Malaysia. "Handicraft memberikan sumbangan besar terhadap ekspor ke Malaysia, karena produk kita unik dan memenuhi selera masyarakat Malaysia," ungkap Ani.
Ia menambahkan, masyarakat Malaysia menggemari produk kerajinan Indonesia lantaran keunikannya, dan mereka pun mengalami kesulitan untuk menirunya karena kekhasannya.
Produk Indonesia yang paling digemari di Malaysia adalah keranjang hantaran pernikahan. "Pengusaha Malaysia bisa mengimpor keranjang hantaran 2-3 container per bulannya," tuturnya.
Produk tekstil juga digemari kaum ibu, terutama kalangan Datin di Malaysia. Para ibu di Malaysia bahkan sengaja mengirim kain ke Tasikmalaya untuk mendapatkan bordiran dan sulaman khas.
Busana muslim model baju kurung atau abaya juga sangat digemari terutama kalangan ibu. "Desainer busana muslim Indonesia juga terkenal dan memiliki pelanggan tetap di Malaysia, seperti Irna Mutiara, Dian Pelangi, butik Rabbani dan Shafira juga ada beberapa di Malaysia. Kaum ibu di Malaysia banyak yang menjadi langganan menjahit baju di Indonesia, karena biaya jahit di Malaysia lebih mahal," jelasnya.
Mengenai busana muslim, Ani menegaskan pentingnya memahami kebutuhan para ibu di Malaysia akan ukuran. Ukuran busana di atas XL lebih diminati. Panjang baju juga penting. Kaum ibu lebih suka menyukai ukuran yang lebih panjang daripada harus menjahit baju yang kependekan. Selain itu, pilihan warna juga harus tepat. Kaum ibu pengguna busana muslim di Malaysia lebih menyukai warna terang, tidak suka warna lembut atau gelap. Mereka juga menyukai busana muslim dengan detil manik dan payet. Kerudung ala Turki juga digemari di Malaysia.
Perhiasan dan mutiara menjadi produk Indonesia lainnya yang populer di Malaysia. Kaum perempuan juga ingin tampil modis dan beda dengan aksesori. Desainer Indonesia menjadi incarannya. Ani menyebutkan, perlengkapan sholat buatan Indonesia, terutama mukena berwarna putih paling digemari di Malaysia.
Suvenir
Orang Malaysia yang berencana menikah, mencari suvenir unik di Indonesia. Termasuk kebutuhan pernikahan seperti undangan. "Pasar Tebet menjadi destinasi masyarakat Malaysia yang mencari kartu undangan pernikahan," ujar Ani. Lagi-lagi, pertimbangan biaya produksi kartu undangan yang cenderung tinggi di Malaysia, membuat mereka lebih memilih datang ke Indonesia untuk memesan kartu undangan dengan desain jauh lebih menarik dan harga lebih kompetitif.
Selain selera masyarakat Malaysia yang sesuai dengan produk Indonesia, pendapatan per kapita per tahun Malaysia juga cenderung tinggi, sekitar 9.136 dollar, dengan pertumbuhan 5,1 persen. "Daya beli masyarakat Malaysia cukup tinggi," tambah Ani.
Masyarakat Malaysia merupakan ceruk pasar yang potensial untuk pebisnis, perajin, pengusaha Indonesia. Tertarik mencari peruntungan darinya?
Masyarakat dan pengusaha Malaysia menggemari produk Indonesia. Mulai busana muslim, mukena, produk fashion sulam dan bordir, tekstil, kerajinan tangan, hingga hantaran pernikahan dan pernak pernik suvenir yang unik khas buatan perajin Indonesia.
Ani Mulyani, Atase Perdagangan KBRI Kuala Lumpur, Malaysia mengatakan secara berkala, umumnya jelang Ramadhan, pengusaha Malaysia memborong busana atau produk fashion dan lifestyle dari pasar Tanah Abang, selain juga Bandung yang menjadi destinasi belanja favoritnya. Produk Indonesia di jual kembali oleh para pengusaha ini di negeri asalnya.
Tingginya animo masyarakat Malaysia terhadap produk Indonesia juga didapati dari penyelenggaraan pameran kerajinan produk lifestyle Indonesia, Inacfrat di Malaysia sejak 2009. Memasuki tahun keempat, penyelenggaraan Inacraft di Malaysia kian menjadi pilihan dan destinasi belanja favorit penggemar produk Indonesia di negeri jiran. Baik dari kalangan pengusaha, masyarakat Malaysia, juga Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia baik kalangan ekspatriat hingga pekerja di perkebunan dan kilang.
Menurut Ani, produk Indonesia yang unik juga inovatif menjadi incaran masyarakat Malaysia. Pameran seperti Inacraft di Malaysia, menjadi kesempatan emas bagi mereka untuk memborong atau membeli satuan ragam produk Indonesia, dengan harga lebih kompetitif.
"Kebanyakan, produk yang diminati adalah mukena buatan dari Padang. Mungkin karena faktor kedekatan, banyak orang Malaysia keturunan Minangkabau. Makanan Indonesia juga diminati di Malaysia, terutama oleh orang Indonesia selain juga semakin banyak orang Malaysia yang mulai suka makanan Indonesia," jelas Ani saat peluncuran Inacraft Lifestyle in Malaysia ke-4 di Auditorium Kementrian Perdagangan, Jakarta, Selasa (15/5/2012).
Ia melanjutkan, "Busana muslim model abaya juga diminati, karena kebanyakan perempuan Malaysia berkerudung dan tidak menyukai busana two pieces termasuk tunik. Satu hal lagi, busana ukuran S tidak laku di Malaysia. Jadi, ukuran busana sangat penting diperhatikan jika ingin menawarkan produk busana ke Malaysia."
Makanan
Menurut Ani, produk makanan dari Indonesia sangat berpotensi dipasarkan di Malaysia. Terutama kepada TKI yang bekerja di pedalaman, di perkebunan atau kilang. Ia menambahkan, Atase Tenaga Kerja KBRI di Malaysia memiliki program mendatangi TKI ke kilang dan perkebunan. Pada pelaksanaan program inilah TKI di Malaysia mendapatkan informasi mengenai produk makanan Indonesia yang didapatkan melalui distributor Malaysia. Pihak KBRI juga bekerjasama dengan paguyuban TKI untuk memasarkan produk Indonesia.
"Saat ini kami sedang mengusahakan pemasaran produk Indonesia melalui koperasi agar penetrasi pasar untuk TKI di pedalaman lebih luas lagi," jelasnya.
Ani mencatat, sejumlah restoran dan produk makanan ternama dari Indonesia, seperti Bumbu Desa, Es Teler 77, Sari Ratu, memiliki cabang di Malaysia, antara 3-6. Bakso Cak Man pun berencana membuka cabang di Malaysia, untuk memenuhi selera kuliner orang Indonesia di Malaysia juga masyarakat setempat.
Produk Fashion dan handicrafts
Produk fashion, tekstil, sulam, bordir, dan handicrafts dari Indonesia juga tak kalah populer di Malaysia. "Handicraft memberikan sumbangan besar terhadap ekspor ke Malaysia, karena produk kita unik dan memenuhi selera masyarakat Malaysia," ungkap Ani.
Ia menambahkan, masyarakat Malaysia menggemari produk kerajinan Indonesia lantaran keunikannya, dan mereka pun mengalami kesulitan untuk menirunya karena kekhasannya.
Produk Indonesia yang paling digemari di Malaysia adalah keranjang hantaran pernikahan. "Pengusaha Malaysia bisa mengimpor keranjang hantaran 2-3 container per bulannya," tuturnya.
Produk tekstil juga digemari kaum ibu, terutama kalangan Datin di Malaysia. Para ibu di Malaysia bahkan sengaja mengirim kain ke Tasikmalaya untuk mendapatkan bordiran dan sulaman khas.
Busana muslim model baju kurung atau abaya juga sangat digemari terutama kalangan ibu. "Desainer busana muslim Indonesia juga terkenal dan memiliki pelanggan tetap di Malaysia, seperti Irna Mutiara, Dian Pelangi, butik Rabbani dan Shafira juga ada beberapa di Malaysia. Kaum ibu di Malaysia banyak yang menjadi langganan menjahit baju di Indonesia, karena biaya jahit di Malaysia lebih mahal," jelasnya.
Mengenai busana muslim, Ani menegaskan pentingnya memahami kebutuhan para ibu di Malaysia akan ukuran. Ukuran busana di atas XL lebih diminati. Panjang baju juga penting. Kaum ibu lebih suka menyukai ukuran yang lebih panjang daripada harus menjahit baju yang kependekan. Selain itu, pilihan warna juga harus tepat. Kaum ibu pengguna busana muslim di Malaysia lebih menyukai warna terang, tidak suka warna lembut atau gelap. Mereka juga menyukai busana muslim dengan detil manik dan payet. Kerudung ala Turki juga digemari di Malaysia.
Perhiasan dan mutiara menjadi produk Indonesia lainnya yang populer di Malaysia. Kaum perempuan juga ingin tampil modis dan beda dengan aksesori. Desainer Indonesia menjadi incarannya. Ani menyebutkan, perlengkapan sholat buatan Indonesia, terutama mukena berwarna putih paling digemari di Malaysia.
Suvenir
Orang Malaysia yang berencana menikah, mencari suvenir unik di Indonesia. Termasuk kebutuhan pernikahan seperti undangan. "Pasar Tebet menjadi destinasi masyarakat Malaysia yang mencari kartu undangan pernikahan," ujar Ani. Lagi-lagi, pertimbangan biaya produksi kartu undangan yang cenderung tinggi di Malaysia, membuat mereka lebih memilih datang ke Indonesia untuk memesan kartu undangan dengan desain jauh lebih menarik dan harga lebih kompetitif.
Selain selera masyarakat Malaysia yang sesuai dengan produk Indonesia, pendapatan per kapita per tahun Malaysia juga cenderung tinggi, sekitar 9.136 dollar, dengan pertumbuhan 5,1 persen. "Daya beli masyarakat Malaysia cukup tinggi," tambah Ani.
Masyarakat Malaysia merupakan ceruk pasar yang potensial untuk pebisnis, perajin, pengusaha Indonesia. Tertarik mencari peruntungan darinya?
sumber:http://female.kompas.com/read/2012/05/15/19032552/
Selasa, 01 Mei 2012
Sejarah Hari Buruh dan Peristiwanya di Indonesia
Setiap tanggal 1 Mei, kaum buruh dari seluruh dunia memperingati peristiwa besar demonstrasi
kaum buruh di Amerika Serikat pada tahun 1886, yang menuntut pemberlakuan delapan jam
kerja.
Tuntutan ini terkait dengan kondisi saat itu, ketika kaum buruh dipaksa bekerja selama 12
sampai 16 jam per hari. Demonstrasi besar yang berlangsung sejak April 1886 pada awalnya
didukung oleh sekitar 250 ribu buruh.
Dalam jangka waktu dua minggu membesar menjadi sekitar 350 ribu buruh. Kota Chicago
adalah jantung gerakan diikuti oleh sekitar 90 ribu buruh. Di New York, demonstrasi yang sama
diikuti oleh sekitar 10 ribu buruh, di Detroit diikuti 11 ribu buruh. Demonstrasi pun menjalar ke
berbagai kota seperti Louisville dan di Baltimore demonstrasi mempersatukan buruh berkulit
putih dan hitam. Sampai pada tanggal 1 Mei 1886, demonstrasi yang menjalar dari Maine ke
Texas, dan dari New Jersey ke Alabama diikuti oleh setengah juta buruh di negeri tersebut.
Perkembangan ini memancing reaksi yang juga besar dari kalangan pengusaha dan pejabat
pemerintahan setempat saat itu. Melalui Chicago’s Commercial Club, dikeluarkan dana sekitar
US$ 2.000 untuk membeli peralatan senjata mesin guna menghadapi demonstrasi.
Demonstrasi damai menuntut pengurangan jam kerja itu pun berakhir dengan korban dan
kerusuhan. Sekitar 180 polisi menghadang demonstrasi dan memerintahkan agar demonstran
membubarkan diri.
Sebuah bom meledak di dekat barisan polisi. Polisi pun membabi-buta menembaki buruh
yang berdemonstrasi. Akibatnya korban pun jatuh dari pihak buruh pada tanggal 3 Mei 1886,
empat orang buruh tewas dan puluhan lainnya terluka. Dengan tuduhan terlibat dalam
pemboman delapan orang aktivis buruh ditangkap dan dipenjarakan. Akibat dari tindakan ini,
polisi menerapkan pelarangan terhadap setiap demonstrasi buruh.
Namun kaum buruh tidak begitu saja menyerah dan pada tahun 1888 kembali
melakukan aksi dengan tuntutan yang sama. Selain itu, juga memutuskan untuk kembali
melakukan demonstrasi pada 1 Mei 1890.
Rangkaian demonstrasi yang terjadi pada saat itu, tidak hanya terjadi di Amerika Serikat.
Bahkan menurut Rosa Luxemburg (1894), demonstrasi menuntut pengurangan jam kerja
menjadi 8 jam perhari tersebut sebenarnya diinsipirasikan oleh demonstrasi serupa
yang terjadi sebelumnya di Australia pada tahun 1856. Tuntutan pengurangan jam kerja juga
singgah di Eropa. Saat itu, gerakan buruh di Eropa tengah menguat. Tentu saja, fenomena ini
semakin mengentalkan kesatuan dalam gerakan buruh se-dunia dalam satu perjuangan.
Peristiwa monumental yang menjadi puncak dari persatuan gerakan buruh dunia adalah
penyelenggaraan Kongres Buruh Internasional tahun 1889. Kongres yang dihadiri ratusan
delegasi dari berbagai negeri dan memutuskan delapan jam kerja per hari menjadi tuntutan
utama kaum buruh seluruh dunia. Selain itu, Kongres juga menyambut usulan delegasi buruh
dari Amerika Serikat yang menyerukan pemogokan umum 1 Mei 1890 guna menuntut
pengurangan jam kerja dengan menjadikan tanggal 1 Mei sebagai Hari Buruh se-Dunia.
Delapan jam/hari atau 40 jam/minggu (lima hari kerja) telah ditetapkan menjadi standar
perburuhan internasional oleh ILO melalui Konvensi ILO no. 01 tahun 1919 dan Konvensi
no. 47 tahun 1935. Khususnya untuk konvensi no. 47 tahun 1935, sampai saat ini, baru
14 negara yang menandatangani konvensi tersebut. Ditetapkannya konvensi tersebut
merupakan suatu pengakuan internasional yang secara tidak langsung merupakan buah
dari perjuangan kaum buruh se-dunia untuk mendapatkan pekerjaan yang layak. Penetapan
8 jam kerja per hari sebagai salah satu ketentuan pokok dalam hubungan industrial perburuhan
adalah penanda berakhirnya bentuk-bentuk kerja-paksa dan perbudakan yang bersembunyi di
balik hubungan industrial.
Masalahnya saat ini, semakin banyak buruh yang terpaksa bekerja lebih dari 8 jam perhari.
Hal ini disebabkan oleh memburuknya krisis imperialisme yang menekan upah dan
mempertinggi biaya kebutuhan pokok untuk kehidupan. Di Indonesia sendiri, perayaan May Day
sebagai hari libur telah secara resmi dihapuskan melalui terbitnya UU nomor 13 tahun 2003.
Secara tidak langsung, kemenangan buruh dalam gerakan 1 Mei mengalami kemerosotan
tajam. Makin lama makin menghilang.
Lapangan Haymarket
Pertemuan di hari berikut, 4 Mei 1886, berlokasi di bunderan lapangan Haymarket, para buruh
kembali menggelar aksi mogoknya dengan skala yang lebih besar lagi, aksi ini jaga ditujukan
sebagai bentuk protes tindakan represif polisi terhadap buruh. Semula aksi ini berjalan dengan
damai.
Karena cuaca buruk banyak partisipan aksi membubarkan diri dan kerumunan tersisa sekitar
ratusan orang. Pada saat itulah, 180 polisi datang dan menyuruh pertemuan dibubarkan.
Ketika pembicara terakhir hendak turun mimbar, menuruti peringatan polisi tersebut, sebuah
bom meledak di barisan polisi. Satu orang terbunuh dan melukai 70 orang diantaranya. Polisi
menyikapi ledakan bom tersebut dengan menembaki kerumunan pekerja yang berkumpul,
sehingga 200 orang terluka, dan banyak yang tewas.
Penangkapan
Pengadilan spektakuler kedelapan anarkis tersebut adalah salah satu sejarah buram lembaga
peradilan AS yang sangat dipengaruhi kelas borjuis Chicago. Pada 21 Juni 1886, tanpa ada
bukti-bukti kuat yang dapat mengasosiasikan kedelapan anarkis dengan insiden tersebut
(dari kedelapan orang, hanya satu yang hadir. Dan Ia berada di mimbar pembicara ketika
insiden terjadi), pengadilan menjatuhi hukuman mati kepada para tertuduh. Pada 11 November
1887, Albert Parsons, August Spies, Adolf Fischer, dan George Engel dihukum gantung.
Louise Lingg menggantung dirinya di penjara.
Sekitar 250.000 orang berkerumun mengiringi prosesi pemakaman Albert Parsons sambil
mengekspresikan kekecewaan terhadap praktik korup pengadilan AS. Kampanye-kampanye
untuk membebaskan mereka yang masih berada di dalam tahanan, terus berlangsung. Pada
Juni 1893, Gubernur Altgeld, yang membebaskan sisa tahanan peristiwa Haymarket,
mengeluarkan pernyataan bahwa, “mereka yang telah dibebaskan, bukanlah karena mereka
telah diampuni, melainkan karena mereka sama sekali tidak bersalah.” Ia meneruskan klaim
bahwa mereka yang telah dihukum gantung dan yang sekarang dibebaskan adalah korban
dari ‘hakim-hakim serta para juri yang disuap.’ Tindakan ini mengakhiri karier politiknya.
Bagi kaum revolusioner dan aktifis gerakan pekerja saat itu, tragedi Haymarket bukanlah
sekadar sebuah drama perjuangan tuntunan ‘Delapan Jam Sehari’, tetapi sebuah harapan
untuk memerjuangkan dunia baru yang lebih baik. Pada Kongres Internasional Kedua di Paris,
1889, 1 Mei ditetapkan sebagai hari libur pekerja. Penetapan untuk memperingati para martir
Haymarket di mana bendera merah menjadi simbol setiap tumpah darah kelas pekerja yang
berjuang demi hak-haknya.
Meskipun begitu, komitmen Internasional Kedua kepada tradisi May Day diwarisi dengan
semangat berbeda. Kaum Sosial Demokrat Jerman, elemen yang cukup berpengaruh di
Organisasi Internasional Kedua, mengirim jutaan pekerja untuk mati di medan perang demi ‘
Negara dan Bangsa.’ Setelah dua Perang Dunia berlalu, May Day hanya menjadi tradisi
usang, di mana serikat buruh dan partai Kiri memanfaatkan momentum tersebut demi
kepentingan ideologis. Terutama di era Stalinis, di mana banyak dari organisasi anarkis dan
gerakan pekerja radikal dibabat habis di bawah pemerintahan partai komunis. Hingga hari ini
, tradisi May Day telah direduksi menjadi sekadar ‘Hari Buruh’, dan bukan lagi sebuah hari
peringatan kelas pekerja atau proletar untuk menghapuskan kelas dan kapitalisme.
Terdakwa
Delapan orang pemimpin buruh yang didakwa dan dijatuhi hukuman mati adalah :
August Spies, imigran berkebangsaan Jerman, tewas digantung.
Albert Parsons, warga A.S, tewas digantung.
Adolph Fischer, imigran berkebangsaan Jerman, tewas digantung
George Engel, imigran berkebangsaan Jerman, tewas digantung.
Louis Lingg, imigran berkebangsaan Jerman, bunuh diri dengan menggunakan
dinamit saat berada di dalam penjara.
Michael Schwab, imigran berkebangsaan Jerman, diberi keringanan hukuman dari
hukuman mati menjadi hukuman kurungan penjara seumur hidup, kemudian diampuni
pada tahun 1893.
Samuel Fielden, imigran berkebangsaan Inggris, diberi keringanan hukuman ,dari
hukuman mati menjadi hukuman kurungan penjara seumur hidup, kemudian diampuni
pada tahun 1893.
Oscar Neebe, warga A.S. keturunan Jerman, dihukum 15 tahun penjara kemudian
diampuni pada tahun 1893.
Peristiwa Haymarket
Pada tanggal 1 Mei tahun 1886, sekitar 400.000 buruh di Amerika Serikat mengadakan
demonstrasi besar-besaran untuk menuntut pengurangan jam kerja mereka menjadi 8 jam
sehari. Aksi ini berlangsung selama 4 hari sejak tanggal 1 Mei.
Pada tanggal 4 Mei 1886. Para Demonstran melakukan pawai besar-besaran, Polisi Amerika
kemudian menembaki para demonstran tersebut sehingga ratusan orang tewas dan para
pemimpinnya ditangkap kemudian dihukum mati, para buruh yang meninggal dikenal sebagai
martir. Sebelum peristiwa 1 Mei itu, di berbagai negara, juga terjadi pemogokan-pemogokan
buruh untuk menuntut perlakukan yang lebih adil dari para pemilik modal.
Kongres Sosialis Dunia
Pada bulan Juli 1889, Kongres Sosialis Dunia yang diselenggarakan di Paris menetapkan
peristiwa di AS tanggal 1 Mei itu sebagai hari buruh sedunia dan mengeluarkan resolusi berisi:
Sebuah aksi internasional besar harus diorganisir pada satu hari tertentu dimana semua negara
dan kota-kota pada waktu yang bersamaan, pada satu hari yang disepakati bersama, semua buruh
menuntut agar pemerintah secara legal mengurangi jam kerja menjadi 8 jam per hari, dan melaksanakan
semua hasil Kongres Buruh Internasional Perancis.
Resolusi ini mendapat sambutan yang hangat dari berbagai negara dan sejak tahun 1890, tanggal 1 Mei,
yang diistilahkan dengan May Day, diperingati oleh kaum buruh di berbagai negara, meskipun
mendapat tekanan keras dari pemerintah mereka.
Hari Buruh di Indonesia
Indonesia pada tahun 1920 juga mulai memperingati hari Buruh tanggal 1 Mei ini.
Ibarruri Aidit (putri sulung D.N. Aidit) sewaktu kecil bersama ibunya pernah menghadiri peringatan Hari Buruh
Internasional di Uni Sovyet, sesudah dewasa menghadiri pula peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 1970
di Lapangan Tian An Men RRC pada peringatan tersebut menurut dia hadir juga Mao Zedong, Pangeran Sihanouk
dengan istrinya Ratu Monique, Perdana Menteri Kamboja Pennut, Lin Biao (orang kedua Partai Komunis Tiongkok)
dan pemimpin Partai Komunis Birma Thaksin B Tan Tein.
Tapi sejak masa pemerintahan Orde Baru hari Buruh tidak lagi diperingati di Indonesia, dan sejak itu, 1 Mei bukan
lagi merupakan hari libur untuk memperingati peranan buruh dalam masyarakat dan ekonomi. Ini disebabkan karena
gerakan buruh dihubungkan dengan gerakan dan paham komunis yang sejak kejadian G30S pada 1965 ditabukan di
Indonesia.
Semasa Soeharto berkuasa, aksi untuk peringatan May Day masuk kategori aktivitas subversif, karena May Day
selalu dikonotasikan dengan ideologi komunis. Konotasi ini jelas tidak pas, karena mayoritas negara-negara di dunia
ini (yang sebagian besar menganut ideologi nonkomunis, bahkan juga yang menganut prinsip antikomunis),
menetapkan tanggal 1 Mei sebagai Labour Day dan menjadikannya sebagai hari libur nasional.
Setelah era Orde Baru berakhir, walaupun bukan hari libur, setiap tanggal 1 Mei kembali marak dirayakan oleh
buruh di Indonesia dengan demonstrasi di berbagai kota.
Kekhawatiran bahwa gerakan massa buruh yang dimobilisasi setiap tanggal 1 Mei membuahkan kerusuhan,
ternyata tidak pernah terbukti. Sejak peringatan May Day tahun 1999 hingga 2006 tidak pernah ada tindakan
destruktif yang dilakukan oleh gerakan massa buruh yang masuk kategori "membahayakan ketertiban umum".
Yang terjadi malahan tindakan represif aparat keamanan terhadap kaum buruh, karena mereka masih berpedoman
pada paradigma lama yang menganggap peringatan May Day adalah subversif dan didalangi gerakan komunis
Tahun 2006
May Day 2006 terjadi di berbagai kota di Indonesia, seperti di Jakarta, Lampung, Makassar,
Malang, Surabaya, Medan, Denpasar, Bandung, Semarang, Samarinda, Manado, dan Batam.
Di Jakarta unjuk rasa puluhan ribu buruh terkonsentrasi di beberapa titik seperti Bundaran HI dan
Parkir Timur Senayan, dengan sasaran utama adalah Gedung MPR/DPR di Jalan Gatot Subroto
dan Istana Negara atau Istana Kepresidenan. Selain itu, lebih dari 2.000 buruh juga beraksi di
Kantor Wali Kota Jakarta Utara. Buruh yang tergabung dalam aksi di Jakarta datang dari
sejumlah kawasan industri di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek)
yang tergabung dalam berbagai serikat atau organisasi buruh. Mereka menolak revisi Undang-
undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang banyak merugikan kalangan buruh.
Tahun 2007
Di Jakarta, ribuan buruh, mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan masyarakat turun ke jalan.
Berbagai titik di Jakarta dipenuhi para pengunjuk rasa, seperti Kawasan Istana Merdeka,
Gedung MPR-DPR-DPD, Gedung Balai Kota dan DPRD DKI, Gedung Depnaker dan Disnaker
DKI, serta Bundaran Hotel Indonesia.
Di Yogyakarta, ratusan mahasiswa dan buruh dari berbagai elemen memenuhi Kota Yogyakarta.
Simpang empat Tugu Yogya dijadikan titik awal pergerakan. Buruh dan mahasiswa berangkat
dari titik simpul Tugu Yogya menuju depan Kantor Pos Yogyakarta. Di Solo, aksi dimulai dari
Perempatan Panggung yang dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju Bundaran Gladag sejauh
3 km untuk menggelar orasi lalu berbelok menuju Balaikota Surakarta yang terletak beberapa
ratus meter dari Gladag. Aksi serupa juga digelar oleh dua ratusan buruh di Sukoharjo. Massa
aksi tersebut mendatangi Kantor Bupati dan Kantor DPRD Sukoharjo. Di Bandung, para buruh
melakukan aksi di Gedung Sate dan bergerak menuju Polda Jawa Barat dan kantor Dinas
Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinaskertrans) Jawa Barat. Di Serang, ruas jalan menuju
Pandeglang, Banten, lumpuh sejak pukul 10.00 WIB. Sekitar 10.000 buruh yang tumplek di
depan Gedung DPRD Banten memblokir Jalan Palima. Di Semarang, ribuan buruh berunjuk
rasa secara bergelombang sejak pukul 10.00 WIB. Mengambil start di depan Masjid Baiturrahman
di Kawasan Simpang Lima, Kampus Undip Pleburan, dan Bundaran Air Mancur di Jalan Pahlawan,
lalu menuju gedung DPRD Jawa Tengah. Sekitar 2 ribu buruh di kota Makassar mengawali aksinya
dengan berkumpul di simpang Tol Reformasi. Dari tempat tersebut, mereka kemudian berjalan kaki
menuju kantor Gubernur Sulsel Jl Urip Sumoharjo. Di kota Palembang, aksi buruh dipusatkan di lapangan
Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera). Di Sidoarjo, ratusan buruh yang melakukan aksi di Gedung DPRD
Sidoarjo, Jawa Timur. Ribuan buruh di Pekalongan melakukan demo mengelilingi Kota Pekalongan. Aksi
dimulai dari Alun-alun Pekauman Kota Pekalongan, melewati jalur pantura di Jalan Hayam Wuruk, dan berakhir
di halaman Gedung DPRD Kota Pekalongan. Longmarch dilakukan sepanjang sekitar enam kilometer. Di Medan,
sekitar 5 ribu buruh mendatangi DPRD Sumut dan Pengadilan Negeri Medan.
Tahun 2008
ekitar 20 ribu buruh melakukan aksi longmarch menuju Istana Negara pada peringatan May Day
2008 di Jakarta. Mereka berkumpul sejak pukul 10 pagi di Bundaran Hotel Indonesia.
Sementara itu 187 aktivis Jaringan Anti Otoritarian dihadang dan ditangkap dengan tindakan
represif oleh personel Polres Jakarta Selatan seusai demonstrasi di depan Wisma Bakrie, saat
hendak bergabung menuju bundaran HI . Di Depok, 5 truk rombongan buruh yang hendak menuju
Jakarta ditahan personel Polres Depok. Di Medan, polisi melarang aksi demonstrasi dengan alasan hari
raya Kenaikan Isa Almasih. Aksi buruh di Yogyakarta juga dihadang Forum Anti Komunis Indonesia.
Aksi ini dilakukan oleh pelbagai organisasi buruh yang tergabung Aliansi Buruh Menggugat dan
Front Perjuangan Rakyat, serta diikuti berbagai serikat buruh dan organisasi lain, seperti Aliansi Jurnalis Independen (AJI)
Jakarta, Buruh Putri Indonesia, Kesatuan Alinasi Serikat Buruh Independen (KASBI), Serikat Pekerja Carrefour Indonesia,
Serikat Buruh Jabotabek (SBJ), komunitas waria, organ-organ mahasiswa dan lain sebagainya.
Tahun 2009
Belasan ribu buruh, aktivis dan mahasiswa dari berbagai elemen dan organisasi memperingati
Hari Buruh Sedunia dengan melakukan aksi longmarch dari Bundaran HI menuju Istana Negara,
Jakarta. Aksi ini tergabung dalam dua organisasi payung, Front Perjuangan Rakyat (FPR) dan
Aliansi Buruh Menggugat (ABM). Ribuan buruh yang tergabung dalam ABM, tertahan dan
dihadang oleh ratusan aparat kepolisian sekitar 500 meter dari Istana.
Tahun 2010
Bertepatan dengan Hari Buruh Internasional, ribuan pengunjuk rasa melakukan unjuk rasa di
Bundaran Hotel Indonesia di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat. Dari Bundaran HI, mereka
kemudian bergerak ke depan Istana Negara. Mereka menuntut akan jaminan sosial bagi buruh.
Kalangan buruh menganggap penerapan jaminan sosial saat ini masih diskriminatif, terbatas,
dan berorientasi keuntungan.
Di depan Istana, sempat terjadi kericuhan yang berlangsung sekitar 15 menit pada pukul 14.00
WIB. Petugas kepolisian mengamankan dua orang pengunjuk rasa untuk dimintai keterangan.
Menurut Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Edward Aritonang, kedua demonstran tersebut berasal dari
salah satu lembaga antikorupsi, KAPAK (Komite Aksi Pemuda Anti Korupsi). Setelah insiden itu,
secara umum kondisi aksi unjuk rasa berjalan kondusif kembali hingga selesainya aksi pada pukul 16.00 WIB.
Tahun 2011
ibuan buruh Indonesia merayakan Hari Buruh Internasional atau May Day, Minggu (01/05) di
Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta. Mereka menyerukan adanya kepastian jaminan sosial bagi
para buruh di Indonesia sambil meneriakkan yel-yel perjuangan eperti "Hidup Buruh" dan
"Berikan Hak-Hak Buruh," serta mereka berpawai menuju Istana Negara.
Cek TKPnya : http://menujuhijau.blogspot.com/2012/05/sejarah-hari-buruh-dan-peristiwanya-di.html#ixzz1tgUUSdNy
Senin, 30 April 2012
APA YANG HARUS SAYA LAKUKAN
APA YANG HARUS SAYA LAKUKAN
(SOLUSI ANAK MUDA)
Puluhan workshop / seminar yang saya adakan maupun hadiri sebagai pembicara, berikut pertanyaan-pertanyaan yang paling sering muncul. Semoga dengan saya tulis pemikiran saya di sini, akan semakin berkurang kegalauan Agan sekalian...
- "Gua ngga tau apa yang gua suka"
Saya: Untuk tau apa yang Agan suka, GAMPANG. Kunci diri di kamar, siapin pensil dan kertas, nothing else. Dalam keadaan sunyi, duduk dan tanya ke diri sendiri: "Apa yang gua suka?" Apakah suka ngomong, suka matematika, suka nyanyi, suka makan, suka traveling, suka nonton, suka nulis, suka hitung-hitungan, suka hang out/socialize, suka motret, suka masak?
- "Gua ngga tau apa yang mau gua capai"
Saya: Kita ngga akan ke mana-mana kalau kita ngga tau kita mau ke mana. Mau sukses? Semua orang mau sukses. Kurang detail! Mau sukses di bidang apa? Nah, kalau udah tau apa yang Agan sukai, coba untuk miliki mimpi yang besar dari apa yang Agan sukai itu. Misal Agan suka makan,... Agan bisa jadi Chef, pemilik restoran, kontributor majalah (nulis resep), presenter TV untuk acara jalan-jalan kuliner, membuat perusahaan jasa 'mysteri guest' untuk menilai service suatu restoran, dsb.
- "Gua ngga tau apa yang mesti gua lakuin"
Saya: Setelah tau apa yang Agan sukai dan punya tujuan. Ya tinggal lakuin. Kalau misal suka nulis, dan mau jadi Best Selling Author. Ya mulai detik ini coba buka blog. Nulis di blog sendiri. Nah, biasanya anak-anak muda asal punya blog, ngga peduli siapa yang baca. Jangan! Promosikan tulisan Agan. Lihat apakah orang-orang yang baca suka atau tidak dengan pemikiran dan cara menulis Agan. Hanya dengan cara ini Agan bisa terima input/masukan/kritikan yang membangun. Dan dengan beginilah Agan bisa berkembang. Kalau nulis trus ngga ada yang baca, ngga objective penilaiannya... kita butuh bantuan orang lain untuk membuat kita menjadi lebih baik.
- "Gua 'sukanya' banyak, mesti gimana?" / "Mesti fokus kuliah aja atau boleh sambil usaha?"
Saya: Tentukan skala prioritas. Mau lulus 4 tahun, mau punya usaha sendiri, mau aktif di organisasi. Tentukan skala prioritas yang benar. Yang mana yang lebih penting untuk kamu secara jangka panjang? Menurut saya, 3-3nya ini bisa dilakukan berbarengan, tinggal pembagian waktunya aja yang harus disesuaikan dengan skala prioritasnya. Misal untuk belajar 60%, siapin usaha 25%, aktif di organisasi 15%. Ini MISAL ya.
- "Gua di awal semangat, di tengah semangatnya hilang"
Saya: Berarti apa yang Agan mau capai bukan apa yang Agan benar-benar mau capai. Karena kalau Agan mau sesuatu banget banget banget, semangat itu akan terus ada. Ilustrasinya: Agan haus, tapi baru ada orang yang jualan minum 5 kilometer lagi... apakah Agan akan berhenti dan nyerah... hilang semangat untuk mencari minum? Ngga kan? Agan akan otomatis terus berjalan hingga sampai di tempat yang menjual minum, bener? Jadi pastikan, apa yang mau Agan capai, adalah hal-hal yang benar-benar Agan mau capai.
- "Kalau lagi 'down' mesti gimana?" / "Gimana cara bangkit dari kegagalan?"
Saya: Sadari dulu bahwa kalau Agan 'down' terus karena gagal... ya bisa dipastikan situasi ngga akan menjadi lebih baik. Sedih wajar, tapi kalau sedih terus selama 10 tahun, itu ngga wajar! Cukup sedih selama 1 hari, coba evaluasi, dan langsung usaha lagi. Karena HANYA dengan cara inilah situasi bisa lebih baik. Kesadaran akan hal ini jalan satu-satunya untuk bangkit. Selain berdoa tentunya ya.
- "Apa aja yang mesti dilakuin untuk bisa sukses?"
Saya: 3 hal: Tauin apa PASSION Agan, miliki MIMPI yang BESAR (yang Agan benar-benar mau capai), dan miliki GREAT ATTITUDE. Apa aja Great attitude: open minded, respect semua orang, on time, humble, selalu berusaha semaksimal mungkin, go for extra mile, ngga pelit untuk sharing/bantu orang lain, dsb. Semua ada di buku saya yang judulnya "Young On Top"
- "Salah ambil jurusan, mesti gimana?" / "Seberapa penting kuliah?"
Saya: Percaya bahwa jurusan yang Agan ambil, pasti ada manfaatnya. Banyak yang lulus trus terjun ke dunia yang totally berbeda dari apa yang dia pelajari di kuliah. Menurut saya, kuliah itu bukan untuk dapetin ijazah (meski memang perlu di Indonesia untuk cari kerja), tapi yang lebih penting adalah untuk proses pendewasaan pikiran dan karakter. Jadi pas kuliah, pastikan jangan males-malesan, tapi aktif di kelas untuk coba jawab pertanyaan, ikut diskusi, beraniin diri maju dan kasih presentasi. Ini semua yang dibutuhkan nanti di dunia kerja/bisnis. Tantang diri Agan untuk terus berpikir, untuk tingkatkan pede. Jadi,... kuliah itu PENTING!
Saya percaya, anak muda Indonesia BISA BANGKIT. Bisa menggantikan para pejabat kotor yang sedang berada di posisi-posisi penting negara kita sekarang ini.
See you ON TOP!
Billy Boen
CEO PT Jakarta International Management
President Director Rolling Stone Cafe Jakarta
Author & Founder "Young On Top"
Twitter: @billyboen
Facebook: facebook.com/billyboenYOT
sumber:http://www.kaskus.us/showthread.php?t=14193540
Senin, 23 April 2012
Indonesia, Negara Terjorok ke-19 di Dunia
Indonesia, Negara Terjorok ke-19 di Dunia
"Kenapa angka-angka ini saya beber, agar mendapat perhatian oleh pemerintah daerah."
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu, menargetkan kunjungan wisatawan asing ke Indonesia pada 2015 mencapai 10,5 juta orang. Khusus Bali, targetnya mampu mendulang empat juta wisatawan asing.
Jumlah tersebut meningkat sekitar 500 ribu dibandingkan target kunjungan wisatawan asing pada 2012 yang mencapai 3,5 juta orang. “Mengingat saat ini Bali punya segalanya untuk pariwisata, yang branding-nya sudah internasional,” kata Mari Elka, di Bali, Kamis, 12 April 2012.
Mari mengungkapkan bahwa penilaian pariwisata Indonesia secara internasional masih cukup buruk.
Untuk daya saing pariwisata, Indonesia menempati peringkat ke-74 dari 139 negara. Infrastruktur ada di peringkat ke-90. Kebersihan ada di peringkat ke-120, yang artinya terjorok di urutan ke-19. “Daya saing sumber daya alam kita urutan 17 di antara 139 negara,” ucap Mari.
“Ini penting, kenapa angka-angka ini saya beber, agar mendapat perhatian oleh pemerintah daerah. Saya lihat soal kebersihannya, dari airport dan jalannya harus mendapat perhatian serius,” tuturnya.
Mari meminta kepada pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota se-Indonesia melakukan pembenahan terhadap hal-hal yang membuat Indonesia tertinggal dibanding negara lain.
Semua itu penting karena menunjang sektor pariwisata yang mampu menyediakan lapangan kerja sekitar tujuh persen. Pariwisata juga mampu memberikan devisa secara nasional di urutan kelima, setelah tambang, minyak, batu bara, dan lainnya.
sumber:http://www.kaskus.us/showthread.php?t=13941199
Sabtu, 14 April 2012
Rahasia Tersembunyi di Google Chrome
Browser apakah yang sering anda pakai??? kalau google chrome browser yang anda gunakan,mungkin kutipan berikut ini dapat menambah pengetahuan anda tentang menggunakan google chrome.
Cekidot…!!!
1. ‘incognito’ window (Control + Shift + N)
Fitur ini memungkinkan anda untuk browsing secara aman lewat windows browser, karena dengan fitur ini anda tidak akan meninggalkan jejak seperti ‘browser & search history’ dan cookies. Jadi kalau anda tidak yakin akan situs yang dikunjungi atau tidak ingin orang lain di tempat kerja tahu anda mengunjungi sebuah situs, fitur ini tentu berguna.
2. Alt + Home atau Control + T
Menampilkan semua situs dan bookmark yang pernah dibuka oleh anda sebelumnya dalam bentuk thumbnail. Fitur ini terdapat pada browser Opera dan add ons pada FireFox. Alt + Home untuk membuka situs pada halaman yang sama, sedangkan Control + T pada halaman baru.
3. Control + Shift + T
Membuka kembali tab yang tidak sengaja ditutup oleh anda ketika browsing. Google Chrome bisa mengingat hingga 10 tab yang tidak sengaja ditutup.
4. Control + Tab (Control + Shift + Tab)
Cobalah menggunakan shortcut ini untuk berpindah tab dengan cepat, Control + tab untuk maju dan Control + Shift + Tab untuk mundur. Cara lainnya untuk langsung ke posisi yang tuju secara urut adalah dengan shortcut Control + 1, Control + 2 hingga Control + 9.
5. Membuka Link Situs Dengan Cepat
Untuk membuka link situs dengan cepat, Google Chrome menyediakan fitur yang sama dengan FireFox 3, yaitu dengan klik pada mouse scroll atau anda langsung klik dan drag link ke tab browser.
6. Bookmark Situs Dengan Cepat
Klik tanda bintang pada bagian kiri dari address bar dari browser. Address bar Chrome juga bisa langsung berfungsi sebagai seacrh page yang langsung ke search engine yang kita inginkan
7. Control + B
Hilangkan dan tampilkan Bookmark browser dengan cepat.
8. Control + H
Buka semua situs yang pernah dikunjungi (history) dengan cepat. Pada bagian kanan ada pilihan delete history for this day, kalau anda ingin menghapus history situs yang pernah dikunjungi pada hari tersebut.
9. Control + J
Buka windows download file. Shortcut ini sama seperti pada FireFox
10. Shift + Escape
Buka task manager Google Chrome dengan cepat untuk melihat pemakaian memori dan untuk mematikan tab yang berpotensi membuat browser freeze (hang)
11. about:plugins & about:crash
Masukkan kata-kata aboutlugins pada address bar untuk melihat plugins apa saja yang terinstall pada Chrome. Dan about:crash untuk melihat tab mana yang membuat Chrome crash, freeze atau hang. Fitur lainnya: about:stats, about:network, about:histograms, about:memory, about:cache, about:dns, about:internets
12. Akses menu pada Chrome
Anda bisa mengakses menu-menu untuk meng-customize ataupun optimize pada bagian kanan pada browser. Pilihlah menu yang ada gambar ‘Kunci Inggris’ lalu pilihlah option. Di dalamnya terdapat banyak pilihan seperti menjadikan Chrome sebagai default browser, mengganti default Search, mengganti bahasa, dan lain sebagainya.
Langganan:
Komentar (Atom)

